Istidraj
NHKlangit11.blogspot.com
Istidraj adalah kenikmatan atau keberhasilan yang terus diberikan kepada seseorang, padahal ia tetap berbuat maksiat atau jauh dari Allah, sehingga tanpa sadar ia semakin terlena dan akhirnya mendapat azab.
Sederhananya:
▪︎ Orang yang bersyukur dan taat lalu diberi nikmat → itu bisa menjadi karunia atau rezeki.
▪︎ Orang yang terus berbuat dosa tetapi hidupnya justru semakin sukses, kaya, atau lancar tanpa bertobat → dalam ajaran Islam, kondisi itu bisa disebut istidraj, yaitu nikmat yang menjadi ujian dan penangguhan sebelum hukuman. Namun, manusia tidak bisa memastikan bahwa seseorang sedang mengalami istidraj; hanya Allah yang mengetahuinya.
Contoh yang mudah dipahami
▪︎ Seseorang sering menipu orang lain, tetapi bisnisnya semakin maju dan hartanya bertambah. Ia merasa, "Berarti apa yang kulakukan benar."
▪︎ Padahal, jika ia tidak bertobat, kenikmatan itu bisa jadi membuatnya semakin jauh dari kebenaran. Inilah yang disebut sebagai kemungkinan istidraj.
Arti kata secara sederhana
Istidraj = diberi kenikmatan sedikit demi sedikit sehingga seseorang terlena, padahal itu bisa menjadi ujian atau penangguhan sebelum datangnya balasan dari Allah.
Perlu diingat, kita tidak dianjurkan mudah menilai orang lain mengalami istidraj, karena hanya Allah yang mengetahui hakikat keadaan seseorang. Yang lebih penting adalah menjadikannya sebagai pengingat untuk selalu bersyukur, memperbaiki diri, dan tidak terlena oleh nikmat dunia.
Komentar
Posting Komentar