Psikopat
NHKlangit11.blogspot.com
"Psikopat" adalah istilah dalam psikologi dan psikiatri yang digunakan untuk menggambarkan kepribadian antisosial yang parah, di mana seseorang memiliki sifat-sifat tertentu, seperti:
● Tidak punya empati (sulit atau tidak bisa merasakan perasaan orang lain).
● Dingin secara emosional (tidak mudah merasa bersalah, menyesal, atau berbelas kasih).
● Manipulatif (pandai memanipulasi orang lain demi kepentingannya).
● Impulsif dan berisiko tinggi (bertindak tanpa mempertimbangkan akibatnya).
● Pesona dangkal (terlihat ramah, menarik, dan meyakinkan di luar, tapi sebenarnya penuh tipu daya).
Jadi, psikopat bukan sekadar "orang jahat", melainkan kondisi kepribadian yang membuat seseorang kesulitan memahami norma sosial, rasa bersalah, dan perasaan orang lain.
Banyak orang sering menyamakan psikopat dan sosiopat, padahal keduanya ada perbedaan.
🔹 Psikopat
- Lebih tenang, terkontrol, dan manipulatif.
- Bisa terlihat ramah, pintar, penuh pesona di luar.
- Sulit terdeteksi karena mereka pintar menyembunyikan sisi gelapnya.
- Cenderung merencanakan tindakan jahat dengan rapi.
- Hampir tidak pernah merasa bersalah.
Contoh: orang yang bisa tampak seperti pemimpin baik, tapi di balik itu tega menyakiti banyak orang demi keuntungan pribadi.
🔹 Sosiopat
- Lebih emosional, impulsif, dan meledak-ledak.
- Sulit berpura-pura, jadi sifat antisosialnya lebih kelihatan.
- Susah menjaga hubungan atau pekerjaan jangka panjang.
- Biasanya tindakannya lebih acak dan tidak terencana.
- Kadang masih bisa punya ikatan emosional dengan orang tertentu.
Contoh: orang yang gampang marah, melanggar aturan seenaknya, atau melakukan kejahatan spontan.
Jadi singkatnya:
Psikopat = licin, tenang, dingin, penuh perhitungan.
Sosiopat = emosional, gampang meledak, susah menyembunyikan sifat aslinya.
Komentar
Posting Komentar