Makna harfiah & kiasan
NHKlangit11.blogspot.com
Makna harfiah adalah arti kata per kata secara langsung, sesuai dengan arti aslinya atau arti sebenarnya dalam kamus, bukan arti kiasan atau simbolik.
Contoh:
Kalimat: "Dia membakar jembatan itu."
Makna harfiah: Dia benar-benar membakar jembatan secara fisik.
Makna kiasan: Dia memutus hubungan atau kerja sama secara permanen.
Jadi, makna harfiah itu arti yang apa adanya, bukan tafsiran atau perumpamaan.
Makna kiasan adalah arti tidak langsung atau arti yang tersembunyi di balik kata-kata, biasanya digunakan untuk menggambarkan sesuatu dengan cara yang indah, simbolik, atau perumpamaan. Jadi, tidak dimaknai secara harfiah, tapi berdasarkan makna tersirat atau konotasi.
Contoh:
Kalimat: "Hatinya sekeras batu."
Makna harfiah: Hatinya benar-benar keras seperti batu (ini tidak masuk akal secara fisik).
Makna kiasan: Dia adalah orang yang tidak mudah tersentuh, tidak mudah iba, atau cuek.
Perbandingan singkat:
"Kalimat" (Makna Harfiah) <Makna Kiasan>
"Dia makan hati." (Memakan organ hati) <Merasa sakit hati atau kecewa yang dalam>
"Langkahnya berat." (Jalannya benar-benar lambat/berat) <Dia sedang menghadapi beban pikiran/perasaan>
"Buah tangan dari Jakarta." (Buah beneran dari Jakarta) <Oleh-oleh dari Jakarta>
Contoh makna kiasan dan makna harfiah dalam kalimat:
1. Kalimat Harfiah
"Dia memetik bunga di taman."
Makna harfiah: Dia benar-benar mengambil atau mencabut bunga dari taman.
2. Kalimat Kiasan
"Dia memetik bunga di usia muda."
Makna kiasan: Dia mengalami atau melakukan hal yang seharusnya belum waktunya di usia muda, misalnya pacaran terlalu cepat atau menikah muda.
3. Kalimat Harfiah
"Ayahku banting tulang setiap hari."
Makna harfiah: Ayah benar-benar membanting tulangnya (tidak masuk akal secara nyata).
4. Kalimat Kiasan
"Ayahku banting tulang setiap hari."
Makna kiasan: Ayah bekerja sangat keras setiap hari untuk mencari nafkah.
5. Kalimat Harfiah
"Api itu membakar kayu hingga habis."
Makna harfiah: Api benar-benar membakar kayu secara fisik.
6. Kalimat Kiasan
"Kemarahan itu membakar hatinya."
Makna kiasan: Dia sangat marah hingga emosinya terasa membakar dari dalam.
7. Makna Harfiah
"Ia memancing ikan di sungai."
Makna: Benar-benar memancing ikan di sungai.
8. Makna Kiasan
"Ia memancing emosi temannya."
Makna: Ia sengaja membuat temannya marah.
9. Makna Harfiah
"Dia menusuk daging dengan garpu."
Makna: Benar-benar menusuk daging secara fisik.
10. Makna Kiasan
"Perkataannya menusuk hati."
Makna: Ucapannya sangat menyakitkan.
11. Makna Harfiah
"Siswa itu duduk di bangku sekolah."
Makna: Siswa itu benar-benar duduk di kursi sekolah.
12. Makna Kiasan
"Ia masih duduk di bangku sekolah."
Makna: Ia masih bersekolah (belum lulus).
13. Makna Harfiah
"Ia membakar sampah di halaman."
Makna: Benar-benar membakar sampah dengan api.
14. Makna Kiasan
"Ia membakar semangat timnya."
Makna: Ia memotivasi timnya dengan semangat.
15. Makna Harfiah
"Anak itu jatuh di jalan."
Makna: Anak itu benar-benar terjatuh secara fisik.
16. Makna Kiasan
"Ia jatuh cinta pada pandangan pertama."
Makna: Ia langsung suka pada seseorang saat pertama kali melihatnya.
17. Makna Harfiah
"Dia melipat bajunya dengan rapi."
Makna: Benar-benar melipat baju secara fisik.
18. Makna Kiasan
"Ia melipat harapan dalam diam."
Makna: Ia menyembunyikan harapan atau menyerah tanpa kata-kata.
19. Makna Harfiah
"Dia menanam pohon di kebun."
Makna: Ia benar-benar menanam pohon di tanah/kebun.
20. Makna Kiasan
"Dia menanam kebaikan selama hidupnya."
Makna: Ia sering berbuat baik sebagai bekal hidup atau amal.
21. Makna Harfiah
"Dia menarik tali dengan kuat."
Makna: Ia benar-benar menarik tali secara fisik.
22. Makna Kiasan
"Ia menarik perhatian banyak orang."
Makna: Ia membuat orang-orang tertarik padanya (bukan secara fisik, tapi sikap atau penampilannya).
23. Makna Harfiah
"Ia mencuci tangan di wastafel."
Makna: Ia benar-benar mencuci tangan pakai air dan sabun.
24. Makna Kiasan
"Ia mencuci tangan dari masalah itu."
Makna: Ia tidak mau bertanggung jawab atas masalah itu, lepas tangan.
25. Makna Harfiah
"Burung itu terbang tinggi di langit."
Makna: Burung benar-benar terbang di udara.
26. Makna Kiasan
"Cita-citanya terbang tinggi."
Makna: Ia punya harapan atau impian yang besar.
27. Makna Harfiah
"Dia menggenggam tangan ibunya."
Makna: Ia benar-benar memegang tangan ibunya.
28. Makna Kiasan
"Ia menggenggam harapan di tengah cobaan."
Makna: Ia tetap mempertahankan harapan meski sedang sulit.
29. Makna Harfiah
"Dia menutup pintu dengan keras."
Makna: Pintu benar-benar ditutup dengan suara keras.
30. Makna Kiasan
"Ia menutup pintu hatinya."
Makna: Ia tidak mau menerima cinta atau tidak membuka diri pada orang lain.
31. Makna Harfiah
"Ia menembak target dengan senapan."
Makna: Ia benar-benar menembakkan peluru ke sasaran.
32. Makna Kiasan
"Ia menembak gadis pujaannya."
Makna: Ia menyatakan perasaan cinta atau melamar pacaran.
33. Makna Harfiah
"Dia menangis karena matanya kemasukan debu."
Makna: Menangis karena sebab fisik.
34. Makna Kiasan
"Dia menangis karena hatinya terluka."
Makna: Menangis karena sedih atau kecewa secara emosional.
35. Makna Harfiah
"Dia mengangkat batu besar ke atas truk."
Makna: Benar-benar mengangkat batu secara fisik.
36. Makna Kiasan
"Ia mengangkat derajat keluarganya."
Makna: Ia membuat keluarganya dihormati atau lebih baik statusnya.
37. Makna Harfiah
"Dia menggali lubang di tanah."
Makna: Benar-benar menggali tanah untuk membuat lubang.
38. Makna Kiasan
"Ia menggali informasi secara diam-diam."
Makna: Ia mencari tahu sesuatu dengan cara tersembunyi.
39. Makna Harfiah
"Dia melempar bola ke temannya."
Makna: Benar-benar melempar bola secara fisik.
40. Makna Kiasan
"Ia melempar tanggung jawab ke orang lain."
Makna: Ia tidak mau bertanggung jawab dan menyuruh orang lain yang menyelesaikan.
41. Makna Harfiah
"Dia menutup buku pelajarannya."
Makna: Benar-benar menutup buku secara fisik.
42. Makna Kiasan
"Ia menutup kisah lamanya dan mencoba move on."
Makna: Ia meninggalkan masa lalu dan memulai hidup baru.
Komentar
Posting Komentar